Selasa, 12 Maret 2019

Penyebab Malas dan Cara Mengatasinya

Pengertian Malas
 malas adalah sebuahperasaan di mana seseorang bakal enggan meperbuat sesuatu sebab dalam pikirannya telah mempunyai pekualitasan negatif alias tidak adanya keinginan untuk meperbuat faktor tersebut.

Penyebab Malas dan Cara Mengatasinya


Beberapa Penyebab Malas
Belajar adalah keharusan bagi seorang pelajar, nasib tanpa belajar bagai raga tanpa jiwa. tapi tidak jarangkali kami malas belajar terutama anak anak sekolah. Berikut argumen mengapa kitas Tidak jarang malas belajar:

1. Susah memahami soal alias pelajaran
Perpersoalanan satu ini tidak jarang dijadikan argumen untuk malas belajar sebab kalau telah susah dengan soal dalam mata pelajaran kami jadi dipusingkan dengan pelajaran tersebut, untuk menanggulangi perpersoalanan tersebut kami dapat belajar bersama-sama dengan kawan alias kami tidak jarang sebut belajar kelompok, dengan belajar kelompok kami dapat sharing beberapa soal yang susah dengan kawan kita

2. Lingkungan kurang lebih
Lingkungan benar-benar berpengaruh dalam proses belajar. Apabila Lingkungan kami tidak enjoy maka dengan cara otomatis kami bakal malas belajar, Untuk menanggulangi perpersoalanan tersebut hendaknya kami menciptakan lingkungan se-enjoy mungkin

3. Nge-game
Apabila kami ketidak jarangan nge-game maka kami dengan cara otomatis bakal malas belajar sebab kami telah enjoy dengan game yang kami mainkan serta "sangat" berat meninggalkan game yang kami mainkan untuk beranjak belajar. untuk menanggulangi permasahan tersebut hendaknya kami atur waktu belajar serta bermain kita.

4. Mood
Mood adalah sesuatu yang sangat berpengaruh dalam proses belajar kita, apabila kami sedang tidak mood kami bakal sangat sangat malas belajar, untuk menanggulangi perpersoalanan tersebut hendaknya kami ciptakan mood yang enak untuk belajar.

5. Sarana yang tidak mendukung
Sarana yang tidak mendukung adalah salah satu faktor penyebab kemalasan dalam belajar. apabila sarana tidak alias tidak lebih mendukung untuk belajar kami bakal malas belajar. Untuk menanggulangi perpersoalanan tersebut hendaknya kami mempunyai sarana yang lumayan mendukung untuk belajar umpama buku ,ballpoint, pensil, meja belajar, kursi, buku pelajaran dll.

6. Keadaan fisik yang tidak lebih sehat
Apabila kami sakit jangankan belajar mau makan pun kami malas maka dari itu kami syukuri anugrah sehat yang telah diberi Allah dengan tutorial kami menjaga kesehatan. dengan keadaan fisik yang sehat kami bakal semangat belajar.

Cara Menanggulangi Penyakit Malas
Sebab malas, seseorang tidak jarangkali tidak produktif bahkan mengalami stag. Badan terasa lesu, semangat serta gairah menurun, ide pun tidak mengalir. Dampaknya tidak ada kekuatan apapun yang membikin Kamu dapat bekerja. Kalau dibiarkan saja, penyakit malas ini bakal terus ‘kronis’.
Pada era globalisasi, perilaku malas sangat memenyesalkan. Sebab, pada era ini berlaku kualitas siapa yang sanggup serta produktif, dialah yang bakal berhasil. Tapi pasti saja, perilaku ini bukanlah kartu mati yang tidak dapat diubah.

Menurut ahli psikologi, seseorang berperilaku malas kepada pekerjaan alias sebuahkegiatan dikarenakan sebab dirinya tidak mempunyai motivasi yang kuat setiap kali mengerjakan sesuatu. Oleh sebab itu butuh adanya kiat alias tutorial menanggulangi penyakit malas ini.

Seorang yang malas bekerja, motivasinya kepada pekerjaan tersebut sangat rendah. Sikapnya kepada pekerjaan itu cenderung negatif dampak persepsi yang diberbaginya kepada pekerjaan itu tidak lebih baik. Ini lantaran sistem kualitas yang ada dalam dirinya membikin dirinya berperilaku malas untuk meperbuat pekerjaan itu. Sementara kepada pekerjaan lainnya mungkin tidak begitu.
Jadi, perilaku malas adalah hasil sebuahbentukan.

Artinya, perilaku itu dapat dibentuk kembali menjadi baik alias tidak malas. Pembentukan kembali perilaku seseorang tadi sebenarnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan kurang lebihnya, dapat orang tua, kawan, alias orang lain di kurang lebihnya. So, dalam mengubah perilaku seseorang, yang paling mendasar adalah mengubah persepsinya.

Untuk itu, butuh mendalami serta mengambil sistem kualitas yang dapat mengubah persepsinya alias memberbagi sistem kualitas lain yang baru baginya.

Menurut Dollard & Miller, psikolog asal AS, perilaku manusia terbentuk sebab faktor ‘kebiasaan’. Apabila seseorang terbiasa bersikap rajin serta bersemangat maka ia bakal rutin rajin serta bersemangat, begitu juga sebaliknya. Jadi apabila Kamu termasuk pemalas, jalan untuk mengubahnya adalah dengan membiasakan diri untuk melawan sikap malas. Dollard & Miller meningkatkankan, ‘teori belajar’ juga tepat untuk mengubah sikap malas.

Belajar disini dijabarkan ‘memberbagi stimulus (rangsangan) supaya terbentuk respons jadi memunculkan drive alias dorongan untuk berperilaku. Serta kalau berhasil, Kamu bakal memperoleh reward alias imbalan.

Rasa malas jelas memenyesalkan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan disiplin diri serta menjaga kebiasaan positif tersebut. Sekalipun seseorang mempunyai cita-cita alias cita-cita yang besar, apabila kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita alias cita-cita besar itu bakal masih tinggal di alam cita-cita. Jadi, kalau Kamu ingin berhasil, jangan memudahkan munculnya rasa malas.

Senin, 11 Maret 2019

Asal Mula Kelompen, Dongeng Anak Belanda

Dongeng anak asal mula kelompen berasal dari negeri Belanda. Alkisah, pada zaman dahulu di Negeri Belanda ada seorang pencari kayu bakar baik hati bernama Van Eyck. Pekerjaannya sehari-hari merupakan mencari ranting-ranting pohon di hutan untuk kemudian Ia jual di Pasar.

 Asal Mula Kelompen, Dongeng Anak Belanda


Van Eyck mengenal bahwa para peri hutan tinggal di pepohonan, oleh sebabnya Ia tak sempat memangkas pohon sebab tak mau para peri kehilangan tempat tinggal. Cukuplah baginya mengambil ranting-ranting kayu di hutan untuk dipasarkannya di pasar. Para peri hutan sangat menyukai Van Eyck, sampai sebuahhari, seorang peri hutan meminta Van Eyck untuk memangkas pohon tempat tinggalnya.

“Pohon ek tempat tinggalku telah tua, Van Eyck. Sebaiknya engkau memangkas pohon ini sebelum tumbang ditiup angin. Engkau ambillah potongan-potongan kayu yang menurutmu keren. Jemurlah kayu-kayu tersebut sampai kering. Lalu simpanlah di rumahmu. Selebihnya dapat Kau jual di pasar sebagai kayu bakar.” kata sang peri.

Van Eyck mematuhi permintaan peri hutan. Seusai memangkas pohon ek tua tersebut, Ia mengumpulkan potongan-potongan kayu keren untuk disimpannya di rumah. Diam-diam pada malam hari, tanpa diketahui oleh Van Eyck, peri-peri hutan masuk ke rumahnya. Para peri menyihir potongan-potongan kayu tersebut menjadi sepatu-sepatu kayu cantik.

Keesokan harinya Van Eyck terkejut menonton keajaiban kayu-kayu miliknya menjadi sepatu-sepatu cantik. Ia kemudian menjual sepatu-sepatu tersebut di pasar. Masyarakat nyatanya sangat menyukai sepatu-sepatu buatan peri tersebut.

“Apa nama sepatu kayu ini?” tanya seorang wanita cantik pada Van Eyck.

“Namanya kelompen.” jawab Van Eyck.

“Aku membeli satu. Baru hari ini Aku menonton sepatu cantik semacam ini.” kata wanita cantik tersebut.

Sejak saat itu, Van Eyck menjadi penjual sepatu kayu kelompen. Terus lama terus tak sedikit orang membeli sepatu kelompen Van Eyck. Sampai akhirnya sepatu kayu kelompen menjadi salah satu ciri khas Negeri Belanda.